adele
Jumat, 23 Januari 2015
PASKIBRA
PASKIBRA pasukan pengibar bendera ya kalian pasti tau apa itu tugas paskibra saya di smp pernah mengikuti exskul paskibra yang bernama paskibra ELDAGASTA SMP N 1 CIGUDEG dimana saya pernah mengikuti lomba2 dari antar sekolah kecamatan hingga sampai kabupaten angkatan saya angkatan ke 9 dimana kami banyak mengikuti lomba dan banyak mendapatkan piala dari juara 1 ,2 harapan 1 paskibra sangat berkesan bagi saya setiap hari jumat selalu mengadakan latihan
dan jika ada perlombaan pasti hampir tiap hari kami berlati dari panasnya terik matahari karna paskibra itu tidak takut kalah dan anggota paskibra itu tidak takut panas kami panas kepanasan hujan kehujanan dan paskibra itu banyak mendidik kami menjadi disiplin dan banyak mengetahui apa itu arti kebersamaan tatakrama sopansantun dan lebih banyak lagi mengajar kan hal hal yang amat baik
dan jika ada lomba ketangkasan baris berbaris kami selalu berlatih seperti jalan ditempat ,haluan kiri, haluan kanan ,lintang kiri, lintang kanan dan pormasi yang dibikin oleh pelatih kami
banyak sekali pengalaman waktu smp dan itu sangt memberikan saya banyak pelajaran dimna saya mengerti apa itu waktu dan apa itu arti tanggung jawab
itu pengalaman saya sejak smp dan sekarang pun ade ade kelas saya yang meneruskan paskibra smpn 1 cigudeg sukses terus buat ade-ade kelas saya semoga kalian menjadi kebanggaan buat smp n 1 cigudeg sukses dan semangat terus yahhhhh...............
Kamis, 15 Januari 2015
1 KEADILAN DI MATA HUKUM DAN DIMATA MASYARAKAT
Di zaman globalisasi ini banyak masalah mengenai keadilan di
mata hukum. Banyak orang yang salah menjadi tidak bersalah dan yang benar
justru bisa disalahkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan buta
akan keadilan serta hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri. Faktor-faktor
yang dapat menyebabkan itu misalnya kedudukan atau jabatan seseorang, status
ekonomi, lingkungan, politik, dsb.
Banyak orang yang membaca, melihat, maupun mendengar melalui
media cetak maupun media elektronik mengenai keadilan yang sama di mata hukum,
namun banyak berbagai contoh keadilan tidak diterapkan di mata hukum. Pada
pasal 28 D ayat 1 menyatakan “Setiap orang berhak atas pengakuan jaminan,
perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan
hukum”.
Masalah di atas yaitu tentang keadilan di mata hukum jika
tidak diterapkan akan menjadi sebuah pelanggaran hak asasi manusia, karena pada
UUD 1945 pasal 28Dayat 1 sudah menyatakan bahwa setiap warga negara berhak
mendapatkan perlakuan yang sama dan pantas di mata hukum, tidak membedakan
status, golongan, ras, maupun yang berhubungan dengan agama.
Berikut contoh kasus yang berhubungan dengan keadilan di
mata hukum gara-gara mencuri sepasang sandal jepit milik tetangga saja bisa
diperkarakan di pengadilan bahkan bisa sampai dipenjara. Seharusnya bisa
diselesaikan secara kekeluargaan dengan baik-baik daripada harus repot-repot
pergi ke pengadilan sudah membuang pikiran, tenaga, waktu, dan materil saja.
Di sisi lain bagaimana dengan para
koruptor ? Koruptor memang merugikan negara mengambil uang rakyat
berpuluh-puluh juta hingga triliyunan tanpa rasa iba. Mereka banyak yang
ditangkap sampai dipenjarakan namun, tidak sebanding dengan orang yang
hanya mencuri sepasang sandal jepit yang sama-sama dipenjarakan. Dimana
keadilan di mata hukum Indonesia?
Bentuk HAM yaitu keadilan dimata hukum
penting dijamin penegakannya karena berkaitan dengan keadilan bagi seluruh
warga negara Indonesia khusunya pada norma sosial, serta sudah dicantumkan
dalam pancasila yaitu sila ke 2 “Kemanusiaan yang adil dan beradab” dan sila ke
5 yaitu “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.
Semua itu perlu diperhatikan, ditaati,
dan dilaksanakan oleh seluruh warga negara Indonesia dengan penuh tanggung
jawab dan sadar akan hukum, karena Indonesia merupakan negara hukum. Maka mulai
saat ini juga tumbuhkan semangat membela kebenaran, berlaku adil tanpa
membedakan status sosial, golongan, ras, dan agama.
Agar pelanggaran dalam keadilan dalam
penegakan hukum dapat dikurangi maupun ditiadakan dengan cara meningkatkan
lembaga penegakan hukum di Indonesia, dan tidak tajam ke bawah dan tumpul ke
atas artinya kalau orang kecil jika melanggar hukum pada umumnya selalu
disalah-salahkan dan diberi penindasan, namun bagi orang yang memiliki status
tinggi atau penting jika melanggar hukum tidak pernah dipersalahkan sesuai
aturan hukum.
2 KEBIJAKAN POLITIK
dianggap
lebih menjamin terlaksananya suatu usaha, cita-cita, keinginan atau keadaan
yang kita kehendaki. Kebijaksanaan adalah suatu kumpulan keputusan yang diambil
oleh seorang pelaku atau oleh kelompok politik dalam usaha memilih
tujuan-tujuan dan cara-cara untuk mencapai tujuan-tujuan itu. Pada prinsipnya
pihak yang membuat kebijaksanaan-kebijaksanaan itu mempunyai kekuasaan untuk
melaksanakannya.
Politik nasional menggariskan usaha-usaha untuk mencapai tujuan nasional yang dalam perumusannya (strategi) dibagi dalam tahap-tahap utama yaitu: jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek.
Politik nasional meliputi antara lain:
Politik nasional menggariskan usaha-usaha untuk mencapai tujuan nasional yang dalam perumusannya (strategi) dibagi dalam tahap-tahap utama yaitu: jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek.
Politik nasional meliputi antara lain:
1.
Politik dalam negeri yang diarahkan kepada mengangkat,
meninggikan dan memelihara harkat, derajat dan potensi rakyat Indonesia yang
pernah mengalami kehinaan dan kemelaratan akibat penjajahan, menuju sifat-sifat
bangsa yang terhormat dan dapat dibanggakan.
2.
Politik luar negeri yang bersifat bebas aktif, antiimperialisme
dan kolonialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya mengabdi kepada
kepentingan nasional dan amanat penderitaan rakyat serta diarahkan kepada
pembentukan solidaritas antar bangsa terutama bangsa-bangsa, Asia-Afrika dan
negara-negara non-aligned/nonblok.
3.
Politik ekonomi yang bersifat swasembada dan swadaya tanpa
mengisolasi diri, tetapi diarahkan kepada peningkatan taraf hidup dan daya
kreasi rakyat Indonesia sebesar-besarnya.
4.
Politik pertahanan keamanan yang keluar bersifat defensif aktif
dan diarahkan kepada pengamanan dan perlindungan bangsa dan negara serta
usaha-usaha nasional. Ke dalam, bersifat preventif aktif di dalam menanggulangi
segala macam tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan yang timbul dari dalam.
5.
Strategi nasional adalah “tata cara” untuk melaksanakan politik/
kebijaksanaan nasionala untuk mencapai sasaran dan tujuan nasional.
Kata
strategi berasal dari kata Yunani strategia yang diartikan sebagai “the art of
the general” atau seninya seorang panglima. Jauh sebelum abad ke-19 nampak
bahwa kemenangan suatu bangsa atas peperangan banyak tergantung kepada adanya
panglima-panglima perang yang ulung dan bijaksana.
Dalam abad modern sekarang ini, arti strategi tidak lagi terbatas pada konsep atau seni seorang panglima di masa perang saja, tetapi sudah berkembang dan menjadi tanggung jawab dari setiap pemimpin. Oleh karena itu, strategi dapat ditinjau dan diperhubungkan dari segi aspek kehidupan nasional yang luas, maupun dalam pengertian militer secara sempit.
Karl Von Clausewitz (1780-1831) dari Prusia, menyatakan “Strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk kepentingan perang. Perang adalah lanjutan politik dengan cara-cara lain.”
Antonie Henri Jomini (1779-1869) dari Swiss, memberikan pengertian kepada strategi yang bersifat deskriptif. Ia mengatakan bahwa strategi adalah seni menyelenggarakan perang di atas peta dan meliputi seluruh kawasan operasi.
Ciddle Hart (1921-1953) dari Inggris, seorang kapten cacat veteran yang menekuni sejarah perang secara global, mengatakan bahwa strategi adalah seni untuk mendistribusikan dan menggunakan sarana-sarana militer untuk mencapai tujuan politik.
Strategi pada dasarnya merupakan kerangka rencana dan tindakan yang disusun dan disisipkan dalam suatu rangkaian pentahapan yang masing-masing merupakan jawaban yang optimal terhadap tantangan baru yang mungkin terjadi sebagai akibat dari langkah sebelumnya. Keseluruhan proses ini terjadi dalam suatu arah tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan demikian pula strategi diperlukan tidak hanya dalam waktu perang, tetapi juga dalam waktu damai, dan mencakup seluruh aspek kehidupan bangsa.
Dalam pembangunan nasional, kekuatan-kekuatan yang digunakan memerlukan pengaturan, penyusunan dan penggunaan yang terarah dalam rangka mewujudkan tujuan nasional. Untuk itu diperlukan tata cara menggunakan kekuatan nasional tersebut dalam mencapai sasaran dan tujuan nasional. Tata cara ini kita
Dalam abad modern sekarang ini, arti strategi tidak lagi terbatas pada konsep atau seni seorang panglima di masa perang saja, tetapi sudah berkembang dan menjadi tanggung jawab dari setiap pemimpin. Oleh karena itu, strategi dapat ditinjau dan diperhubungkan dari segi aspek kehidupan nasional yang luas, maupun dalam pengertian militer secara sempit.
Karl Von Clausewitz (1780-1831) dari Prusia, menyatakan “Strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk kepentingan perang. Perang adalah lanjutan politik dengan cara-cara lain.”
Antonie Henri Jomini (1779-1869) dari Swiss, memberikan pengertian kepada strategi yang bersifat deskriptif. Ia mengatakan bahwa strategi adalah seni menyelenggarakan perang di atas peta dan meliputi seluruh kawasan operasi.
Ciddle Hart (1921-1953) dari Inggris, seorang kapten cacat veteran yang menekuni sejarah perang secara global, mengatakan bahwa strategi adalah seni untuk mendistribusikan dan menggunakan sarana-sarana militer untuk mencapai tujuan politik.
Strategi pada dasarnya merupakan kerangka rencana dan tindakan yang disusun dan disisipkan dalam suatu rangkaian pentahapan yang masing-masing merupakan jawaban yang optimal terhadap tantangan baru yang mungkin terjadi sebagai akibat dari langkah sebelumnya. Keseluruhan proses ini terjadi dalam suatu arah tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan demikian pula strategi diperlukan tidak hanya dalam waktu perang, tetapi juga dalam waktu damai, dan mencakup seluruh aspek kehidupan bangsa.
Dalam pembangunan nasional, kekuatan-kekuatan yang digunakan memerlukan pengaturan, penyusunan dan penggunaan yang terarah dalam rangka mewujudkan tujuan nasional. Untuk itu diperlukan tata cara menggunakan kekuatan nasional tersebut dalam mencapai sasaran dan tujuan nasional. Tata cara ini kita
CONTOHNYA
sebut
sebagai “Strategi Nasional”. Jadi strategi nasional adalah “tata cara”
melaksanakan politik/kebijakan nasional tersebut.
1.
Kasus Prita Mulyasari Kasus ini bermula ketika seorang ibu bernama Prita curhat
melalui jejaring social facebook mengenai pelayanan Rumah Sakit Omni
Internasional yang tidak memadai di Tengerang. Dia mengeluarkan
unek-uneknya atau kejengkelannya terhadap pelayanan RS yang dianggapnya tidak
professional. Curhatan Prita diketahui oleh media, sehingga mereka mengekspos
hal ini dalam penerbitan beritanya. Ada yang melalui surat kabar, internet dan
TV yang nyata-nyatanya disaksikan oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia.
Akibatnya hamper semua orang membicarakan kasus ini sepanjang waktu, kemudian
muncul Pro dan Kontra terhadap Prita di masyarakat. Ada pihak yang mendukung
Prita dan ada pihak yang tidak suka kepada Prita. Di pihak lain RS Omni Internasional
menggugat Prita secara Perdata dan Pidana sehingga dia sempat dipenjara
karena melakukan pencemaran nama baik. Hal ini menjadi mengkhawatirkan di dalam
masyarakat karena banyak yang berbeda argumen sehingga ditakutkan akan ada
pihak-pihak yang memancing terjadinya keributan Pada akhirnya pemerintah
mengagendakan kasus Prita sebagai kasus yang harus diselesaikan dengan segera,
karena bisa mengganggu stabilitas nasional. Mulanya Pemerintah berusaha
memfasilitasi mediasi antara Prita dengan pihak RS, namun tidak menemui jalan
keluar. Sehingga kasus ini akhirnya diselesaikan di ranah hukum.
2.
Kasus Darsem Siapa rakyat Indonesia yang tidak tahu Darsem ? dia-lah seorang
WNI yang bekerja sebagai TKW di Arab Saudi yang akan menjalani hukum pancung
akibat membunuh majikannya sendiri. Awalnya berita ini menjadi pembicaraan
karena menyangkut nyawa sesorang, ditambah lagi dia akan dihukum mati di negara
orang. Hampir seluruh media di tanah air memberitakan kasus ini. Dalam beberapa
hari saja pemberitaan dan pembicaraan mengenai Darsem semakin banyak di dengar.
Hal ini juga dikarenakan sebelumnya juga ada TKW Indonesia yang telah dipancung
pemerintah Arab Saudi yaitu Sumiati. Penyebab dipancungnya Sumiati sama dengan
Darsem yaitu membunuh majikan. Muncul keprihatinan masyarakat Indonesia
terhadap Darsem, sebagai salah satu pahlawan devisa negara dia banyak dibela
oleh masyarakat, bahkan ada gerakan sejuta koin untuk Darsem yang dipelopori
oleh masyarakat sebagai bentuk keprihatinan. Melihat bahwa kasus Darsem ini
menjadi hot topic di masyarakat, apalagi ini menyangkut nyawa seorang WNI di
luar negeri, maka pemerintah harus mengambil kebijakan. Setelah mengadakan
perundingan, akhirnya Pemerintah melalui menteri luar negeri Martin Natalegawa
dan juga Dubes RI di Arab Saudi menebus Darsem dengan sejumlah uang agar bebas
dari hukuman pancung. Darsem akhirnya pulang ke tanah air.
3. Kasus
Manohara Tersebar issue mengenai penganiayaan dan kekerasan dalam rumah tangga
(KDRT) yang dilakukan oleh sang pangeran Kelantan, Malaysia terhadap istrinya
Manohara Odelia Pinot yang merupakan wanita asal Indonesia. Munculnya kasus ini
menjadi tranding topic dalam setiap pemberitaan media massa tanah air.
Dikarenakan ini menyangkut kehormatan seorang istri yang merupakan perempuan
asli Indonesia. Di samping itu, hal ini juga memunculkan kembali rivalitas yang
terjadi antara Indonesia dan Malaysia yang selama ini memang selalu berkonflik,
terlebih lagi KDRT ini dilakukan oleh sang pangeran Kelantan terhadap istrinya
seorang warga negara Indonesia. Akibat pemberitaan ini, masyarakat menjadi
simpati terhadap Manohara, apalagi mendengar langsung curhatan Ibunda Manohara
di salah satu stasiun TV Nasional. Dalam curhatannya, ibunda Manohara sangat
berharap kepada pemerintah agar bisa menyelesaikan kasus ini dan membawa
Manohara kembali pulang ke tanah air. Mau tidak mau kasus ini menjadi urusan
pemerintah karena ini menyangkut tugas negara yaitu memberikan perlindungan
pada setiap warga negara yang ada di luar negeri. Pada akhirnya Pemerintah
Indonesia dan Malaysia melakukan mediasi untuk penyelesaian kasus ini. Hasil
mediasi memutuskan bahwa Manohara bisa pulang ke tanah air.
4. Kasus
Nazaruddin Kasus ini bermula ketika tertangkapnya Sesmenpora Wafid Muharam yang
disuap oleh pengusaha pemenang tender pembangunan wisma atlet Palembang. Nama
Nazaruddin pun terlibat karena berusaha menyuap Wafid melalui Mindo Rosalina
Manulang agar tutup mulut. Namun kasus ini terus berlanjut dan ditangani oleh
KPK Sebagai seorang anggota Komisi III DPR RI, apalagi sebagai seorang
bendahara partai penguasa saat ini, pemberitaan Nazaruddin sangat cepat.
Seluruh media memberitakan hal ini sepanjang hari. Kemudian mereka juga
menelusuri kebenaran kabar ini. Namun belum sempat dimintai keterangan oleh penegak
hukum, Nazaruddin sudah kabur ke luar negeri. Kaburnya Nazzaruddin membuat
seluruh masyarakat mendesak dan menuntut pemerintah agar kasus ini dibongkar
habis sampai ke akar-akarnya, karena masyarakat sudah bosan dengan oknum
pejabat yang korup. Takut akan aksi demo dari mahasiswa yang menuntut kasus ini
secepatnya diusut, Pemerintah akhipnya mengirimkan red notice kepada Interpol
agar menangkap Nazaruddin. Pada akhirnya Pelarian Nazaruddin berakhir di
Kolombia, dia ditangkap Interpol Kolombia di salah satu bandara. Mengetahui
bahwa Nazaruddin tertangkap di Kolombia, pemerintah membentuk tim penjemput
Nazaruddin yang terdiri dari bagian imigrasi, KPK, dan Polri. Hingga saat ini
proses hukumnya masih berjalan
5. Kasus Sedot
Pulsa Kasus ini bermula ketika maraknya penipuan yang berkedok sms minta isikan
pulsa, primbon, dan sms lain yang berkonsep melakukan registrasi. Awalnya
masyarakat menganggap hal ini biasa saja karena hanya sedikit mulanya yang
tertipu. Namun akhir-akhir ini hamper 30 % pengguna telepon seluler melaporkan
bahwa pulsanya disedot oleh operator yang bersangkutan. Kasus ini hampir
dibicarakan oleh semua orang sepanjang hari. Hingga muncullah aksi demo-demo
agar operator jaringan mengembalikan pulsa mereka yang telah disedot. Melihat bahwa
situasi semakin genting dan tidak kondusif kalau-kalau terjadi demo
besar-besaran terhadap pemerintah, maka pemerintah melalui menteri komunikasi
dan informasi Tifatul Sembiring mengambil kebijakan untuk menghentikan
layanan sms premium seperti penawaran konten-konten broadcast, pop screen, dll
dengan waktu yang ditentukan kemudian. Hal ini dilakukan agar kepercayaan
masyarakat kembali tercipta
3 PERBEDAAN PERUSAHAAN KECIL DAN BESAR
3 PERBEDAAN PERUSAHAAN KECIL DAN BESAR
PERUSAHAAN
KECIL
1. Pada umumnya dikelola/dipimpin sendiri oleh pemiliknya.
2. Struktur organisasinya sederhana dan masih banyak perangkapan tugas/jabatan pada seseorang.
3. Persentase kegagalan usaha relatif cukup tinggi.
4. Sulitan untuk mengembangkan usaha dikarenakan sulit memperoleh pinjaman dengan syarat lunak.
1. Pada umumnya dikelola/dipimpin sendiri oleh pemiliknya.
2. Struktur organisasinya sederhana dan masih banyak perangkapan tugas/jabatan pada seseorang.
3. Persentase kegagalan usaha relatif cukup tinggi.
4. Sulitan untuk mengembangkan usaha dikarenakan sulit memperoleh pinjaman dengan syarat lunak.
PERUSAHAAN
BESAR
1. Pada umumnya dikelola/dipimpin oleh manajer profesional (bukan pemiliknya)
2. Struktur organisasinya kompleks dan sudah ada spesialisasi pekerjaan.
3. Persentase kegagalan usaha relatif rendah.
4. Modal jangka panjang relatif lebih mudah diperoleh untuk pengembangan usaha.
1. Pada umumnya dikelola/dipimpin oleh manajer profesional (bukan pemiliknya)
2. Struktur organisasinya kompleks dan sudah ada spesialisasi pekerjaan.
3. Persentase kegagalan usaha relatif rendah.
4. Modal jangka panjang relatif lebih mudah diperoleh untuk pengembangan usaha.
4 DESKRIPSI SEANDAINYA SAYA MENJADI SEORANG
PENGUSAHA YANG HARUS MELEWATI
BEBERAPA HAL EKONOMI , SOSIAL POLITIK, DAN HUKUM
Jika didalam
perusahaan saya setiap manusia di dunia ini mempunyai kebutuhan hidupnya
masing-masing,
Misalnya dengan menjadi
seorang WIRAUSAHA, seseorang dapat menghasilkan sesuatu dari berwirausaha dan
menggunakan hasilnya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka masing-masing.
‘KEBUTUHAN‘
manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah ‘PROSES‘
di suatu tempat
Memulai
suatu usaha atau mendirikan bisnis baru memerlukan berbagai macam persiapan atau proses-proses yang harus kita lewati, dalam hal
ekonomi, social politik, dan hukum. Hal-hal tersebut tersebut
diupayakan dengan tujuan usaha yang sudah dirintis dapat dipertahankan
keberadaan dan kelangsungannya bahkan ditingkatkan lagi
Kita
pun harus sudah siap menghadapi rintangan maupun tantangan dalam berwirausaha.
Jika saya menjasi seorang pengusaha tentunya saya sangat
mempertimbangkanRISIKO POLITIK dan pengaruhnya terhadap
organisasi. Hal ini patut dipertimbangkan karena perubahan dalam suatu
kebijakan politik di suatu negara dapat menimbulkan dampak besar pada sektor
keuangan dan PEREKONOMIAN negara tersebut.
Setiap tindakan dalam organisasi bisnis adalah politik,
kecuali organisasi charity atau sosial. Faktor-faktor tersebut
menentukan kelancaran berlangsungnya suatu bisnis. Oleh karena itu, jika
situasi politik mendukung, maka bisnis secara umum akan berjalan dengan lancar.
Dari segi pasar saham, situasi politik yang kondusif akan membuat harga saham
naik. Sebaliknya, jika situasi politik tidak menentu, maka akan menimbulkan
unsur ketidakpastian dalam bisnis.
keberlangsungan
suatu usaha dipengaruhi juga oleh keberadaan unsur legalitas dari usaha tersebut.
Dalam suatu usaha faktor legalitas ini berwujud pada kepemilikan izin
usaha yang dimiliki. Dengan memiliki izin usaha maka kegiatan usaha
yang dijalankan tidak disibukkan dengan isu-isu penertiban atau pembongkaran.
Manfaat yang diperoleh dari kepemilikan izin usaha tersebut adalah sebagai
sarana perlindungan HUKUM.
dng
mengalami ekonomi
Selasa, 13 Januari 2015
Definisi komunikasi
Istilah
komunikasi dari bahasa Inggris communication, dari bahasa latin communicatus
yang mempunyai arti berbagi atau menjadi milik bersama, komunikasi diartikan
sebagai proses sharing diantara pihak-pihak yang melakukan aktifitas komunikasi
tersebut. Menurut lexicographer (ahli kamus bahasa), komunikasi adalah upaya
yang bertujuan berbagi untuk mencapai kebersamaan. Jika dua orang berkomunikasi
maka pemahaman yang sama terhadap pesan yang saling dipertukarkan adalah tujuan
yang diinginkan oleh keduanya. Webster’s New Collegiate Dictionary edisi tahun
1977 antara lain menjelaskan bahwa komunikasi adalah suatu proses pertukaran
informasi diantara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda atau
tingkah laku.
Ilmu
komunikasi sebagai ilmu pengetahuan sosial yang bersifat multidisipliner, tidak
bisa menghindari perspektif dari beberapa ahli yang tertarik pada kajian
komunikasi, sehingga definisi dan pengertian komunikasi menjadi semakin banyak
dan beragam. Masing-masing mempunyai penekanan arti, cakupan, konteks yang
berbeda satu sama lain, tetapi pada dasarnya saling melengkapi dan
menyempurnakan makna komunikasi sejalan dengan perkembangan ilmu komunikasi.
Menurut
Frank E.X. Dance dalam bukunya Human Communication Theory terdapat 126 buah
definisi tentang komunikasi yang diberikan oleh beberapa ahli dan dalam buku
Sasa Djuarsa Sendjaja Pengantar Ilmu Komunikasi dijabarkan tujuh buah definisi
yang dapat mewakili sudut pandang dan konteks pengertian komunikasi.
Definisi-definisi tersebut adalah sebagai berikut:
·
Komunikasi adalah suatu proses melalui
mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk
kata-kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya
(khalayak). Hovland, Janis & Kelley:1953
·
Komunikasi adalah proses penyampaian
informasi, gagasan, emosi, keahlian dan lain-lain. Melalui penggunaan
simbol-simbol seperti kata-kata, gambar-gambar, angka-angka dan lain-lain. Berelson
dan Stainer, 1964
·
Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu
proses yang menjelaskan siapa, mengatakan apa, dengan saluran apa, kepada
siapa? Dengan akibat apa atau hasil apa? (Who? Says what? In which channel? To
whom? With what effect?) Lasswell, 1960
·
Komunikasi adalah suatu proses yang
membuat sesuatu dari yang semula dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang)
menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih. Gode, 1959
·
Komunikasi timbul didorong oleh
kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian, bertindak secara
efektif, mempertahankan atau memperkuat ego. Barnlund, 1964
·
Komunikasi adalah suatu proses yang
menghubungkan satu bagian dengan bagian lainnya dalam kehidupan. Ruesch, 1957
·
Komunikasi adalah seluruh prosedur
melalui mana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lainnya. Weaver,
1949
Kita
lihat dari beberapa definisi tersebut saling melengkapi. Definisi pertama
menjelaskan penyampaian stimulus hanya dalam bentuk kata-kata dan pada definisi
kedua penyampaian stimulus bisa berupa simbol-simbol tidak hanya kata-kata
tetapi juga gambar, angka dan lain-lain sehingga yang disampaikan bisa lebih
mewakili yaitu termasuk gagasan, emosi atau keahlian. Definisi pertama dan
kedua tidak bicara soal media atau salurannya, definisi ke tiga dari lasswell
melengkapinya dengan komponen proses komunikasi secara lebih lengkap.
Pengertian ke-empat dan seterusnya memahami komunikasi dari konteks yang
berbeda menghasilkan pengertian komunikasi yang menyeluruh mewakili fungsi dan
karakteristik komunikasi dalam kehidupan manusia. Ke-tujuh definisi tersebut di
atas menunjukkan bahwa komunikasi mempunyai pengertian yang luas dan beragam.
Masing-masing definisi mempunyai penekanannya dan konteks yang berbeda satu
sama lainnya.
Definisi
komunikasi secara umum adalah suatu proses pembentukan, penyampaian, penerimaan
dan pengolahan pesan yang terjadi di dalam diri seseorang dan atau di antara
dua atau lebih dengan tujuan tertentu. Definisi tersebut memberikan beberapa
pengertian pokok yaitu komunikasi adalah suatu proses mengenai pembentukan,
penyampaian, penerimaan dan pengolahan pesan. Setiap pelaku komunikasi dengan
demikian akan melakukan empat tindakan: membentuk, menyampaikan, menerima, dan
mengolah pesan. Ke-empat tindakan tersebut lazimnya terjadi secara berurutan.
Membentuk pesan artinya menciptakan sesuatu ide atau gagasan. Ini terjadi dalam
benak kepala seseorang melalui proses kerja sistem syaraf. Pesan yang telah
terbentuk ini kemudian disampaikan kepada orang lain. Baik secara langsung
ataupun tidak langsung. Bentuk dan mengirim pesan, seseorang akan menerima
pesan yang disampaikan oleh orang lain. Pesan yang diterimanya ini kemudian
akan diolah melalui sistem syaraf dan diinterpretasikan. Setelah
diinterpretasikan, pesan tersebut dapat menimbulkan tanggapan atau reaksi dari
orang tersebut. Apabila ini terjadi, maka si orang tersebut kembali akan
membentuk dan menyampaikan pesan baru. Demikianlah ke –empat tindakan ini akan
terus-menerus terjadi secara berulang-ulang.
Pesan
adalah produk utama komunikasi. Pesan berupa lambang-lambang yang menjalankan
ide/gagasan, sikap, perasaan, praktik atau tindakan. Bisa berbentuk kata-kata
tertulis, lisan, gambar-gambar, angka-angka, benda, gerak-gerik atau tingkah
laku dan berbagai bentuk tanda-tanda lainnya. Komunikasi dapat terjadi dalam
diri seseorang, antara dua orang, di antara beberapa orang atau banyak orang.
Komunikasi mempunyai tujuan tertentu. Artinya komunikasi yang dilakukan sesuai
dengan keinginan dan kepentingan para pelakunya.
Sumber :
Pengertian Komunikasi verbal dan nonverbal
1. Komunikasi verbal ( verbal
communication )
Komunikasi
verbal adalah bentuk komunikasi yang disampaikan komunikator kepada komunikan
dengan cara tertulis (written) atau lisan (oral). Komunikasi verbal menempati
porsi besar. Karena kenyataannya, ide-ide, pemikiran atau keputusan, lebih
mudah disampaikan secara verbal ketimbang non verbal. Dengan harapan, komunikan
(baik pendengar maun pembaca ) bisa lebih mudah memahami pesan-pesan yang
disampaikan.
contoh : komunikasi
verbal melalui lisan dapat dilakukan dengan menggunakan media, contoh seseorang
yang bercakap-cakap melalui telepon. Sedangkan komunikasi verbal melalui
tulisan dilakukan dengan secara tidak langsung antara komunikator dengan
komunikan. Proses penyampaian informasi dilakukan dengan menggunakan berupa
media surat, lukisan, gambar, grafik dan lain-lain.
2. Komunikasi non verbal ( non verbal
communicarion)
Komunikasi
non verbal menempati porsi penting. Banyak komunikasi verbal tidak efektif
hanya karena komunikatornya tidak menggunakan komunikasi non verbal dengan baik
dalam waktu bersamaan. Melalui komunikasi non verbal, orang bisa mengambil
suatu kesimpulan mengenai suatu kesimpulan tentang berbagai macam persaan
orang, baik rasa senang, benci, cinta, kangen dan berbagai macam perasaan
lainnya. Kaitannya dengan dunia bisnis, komunikasi non verbal bisa membantu
komunikator untuk lebih memperkuat pesan yang disampaikan sekaligus memahami
reaksi komunikan saat menerima pesan.
Bentuk komunikasi non
verbal sendiri di antaranya adalah, bahasa isyarat, ekspresi wajah, sandi,
symbol-simbol, pakaian sergam, warna dan intonasi suara.
contoh :
a.Sentuhan
Sentuhan dapat
termasuk: bersalaman, menggenggam tangan, berciuman, sentuhan di punggung,
mengelus-elus, pukulan, dan lain-lain.
b.Gerakantubuh
Dalam komunikasi
nonverbal, kinesik atau gerakan tubuh meliputi kontak mata, ekspresi wajah,
isyarat, dan sikap tubuh. Gerakan tubuh biasanya digunakan untuk menggantikan
suatu kata atau frase, misalnya mengangguk untuk mengatakan ya; untuk
mengilustrasikan atau menjelaskan sesuatu; menunjukkan perasaan,
c.Vokalik
Vokalik atau
paralanguage adalah unsur nonverbal dalam suatu ucapan, yaitu cara berbicara.
Contohnya adalah nada bicara, nada suara, keras atau lemahnya suara, kecepatan
berbicara, kualitas suara, intonasi, dan lain-lain.
d.Kronemik
Kronemik adalah bidang
yang mempelajari penggunaan waktu dalam komunikasi nonverbal. Penggunaan waktu
dalam komunikasi nonverbal meliputi durasi yang dianggap cocok bagi suatu
aktivitas, banyaknya aktivitas yang dianggap patut dilakukan dalam jangka waktu
tertentu, serta ketepatan waktu (punctuality).
Sumber :
Public Relation : Definisi, Tujuan dan Fungsi Public Relation
Public
relation adalah usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja,
guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal balik antara organisasi dan
masyarakatnya. Pendapat ini menunjukkan bahwa public relation dianggap sebuah
proses atau aktivitas yang bertujuan untuk menjalin komunikasi antara
organisasi dan pihak luar organisasi (Coulsin-Thomas, 2002).
Pengertian
public relation adalah: Interaksi dan menciptakan opini publik sebagai input
yang menguntungkan untuk kedua belah pihak, dan merupakan profesi yang
profesional dalam bidangnya karena merupakan faktor yang sangat penting dalam
pencapaian tujuan organisasi dengan secara tepat dan dengan secara terus
menerus karena public relation merupakan kelangsungan hidup organisasi yang
bersangkutan (Maria, 2002, p.7).
Hal
ini didukung oleh pendapat Alma yang mengatakan bahwa “public relation adalah
kegiatan komunikasi yang dimaksudkan untuk membangun citra yang baik terhadap
perusahaan” (2002, p.145). Sedangkan Marston mengatakan “public relation adalah
suatu perencanaan dengan menggunakan komunikasi persuasif untuk mempengaruhi
persepsi masyarakat” (1999, p.1). Scholz (1999,p.2) mengatakan bahwa “public
relation adalah suatu perencanaan yang mendorong untuk mempengaruhi persepsi
masyarakat melalui pelaksanaan tanggung jawab sosial berdasarkan suatu
komunikasi timbal balik untuk mencapai keuntungan pada kedua belah
pihak”.Pengertian public relation secara umum dan khusus sebagai berikut:
1. Pengertian Umum
Public relation adalah
proses interaksi dimana public relation menciptakan opini publik sebagai input
yang menguntungkan kedua belah pihak, dan menanamkan pengertian, menumbuhkan
motivasi dan partisipasi publik, bertujuan menanamkan keinginan baik,
kepercayaan saling adanya pengertian, dan citra yang baik dari publiknya.
Crystallizing Public Opinion menyebutkan bahwa public relation adalah profesi
yang mengurusi hubungan antara suatu perusahaan dan publiknya yang menentukan
hidup perusahaan itu (Widjaja,2001).
2. Pengertian Khusus
Public relation adalah
fungsi khusus manajemen yang membantu membangun dan memelihara komunikasi
bersama, pengertian, dukungan, dan kerjasama antara organisasi dan publik,
melibatkan masalah manajemen, membantu manajemen untuk mengetahui dan merespon
opini publik, menjelaskan dan menekankan tanggung jawab manajemen untuk
melayani minat publik, membantu manajemen untuk tetap mengikuti dan
memanfaatkan perubahan secara efektif, berguna sebagai sistem peringatan awal
untuk membantu mengantisipasi tren, dan menggunakan penelitian dan teknik suara
yang layak dalam komunikasi sebagai alat utama (Maria, 2002). Dalam buku
dasar-dasar public relation (Wilcox dan Cameron,2006,p.5) juga mengatakan bahwa
“public relations is a management function, of a continuing and planned
character, through which public and private organizations and institutions seek
to win and retain the understanding, sympathy, and support of those with whom
there are or maybe concerned by evaluating public opinion about themselves, in
order to correlate, as far as possible their own policies and procedures, to
achieve by planned and widespread information more productive corporation and
more efficient fulfillment of their common interests”. yang kurang lebih
memiliki arti public relations merupakan fungsi manajemen dari sikap budi yang
direncanakan dan dijalankan secara berkesinambungan oleh organisasi atau
lembaga umum dan swasta untuk memperoleh dan membina saling pengertian, simpati
dan dukungan dari mereka yang mempunyai hubungan atau kaitan, dengan cara
mengevaluasi opini publik mengenai organisasi atau lembaga tersebut, dalam
rangka mencapai kerjasama yang lebih produktif, dan untuk memenuhi kepentingan
bersama yang lebih efisien, dengan kegiatan penerangan yang terencana dan
tersebar luas.
Tujuan
Public Relation
Tujuan
utama dari public relation adalah mempengaruhi perilaku orang secara individu
maupun kelompok saat saling berhubungan, melalui dialog dengan semua golongan,
dimana persepsi, sikap dan opininya penting terhadap suatu kesuksesan sebuah
perusahaan (Davis, 2003).
Menurut Rosady Ruslan
(2001, p.246) tujuan public relation adalah sebagai berikut:
a. Menumbuhkembangkan
citra perusahaan yang positif untuk publik eksternal atau masyarakat dan
konsumen.
b. Mendorong
tercapainya saling pengertian antara publik sasaran dengan perusahaan.
c. Mengembangkan
sinergi fungsi pemasaran dengan public relation.
d. Efektif dalam
membangun pengenalan merek dan pengetahuan merek.
e. Mendukung bauran
pemasaran.
Jefkins (2003, p.54)
mendefinisikan dari sekian banyak hal yang bisa dijadikan tujuan public
relation sebuah perusahaan, beberapa diantaranya yang pokok adalah sebagai
berikut:
a. Untuk mengubah citra
umum di mata masyarakat sehubungan dengan adanya kegiatan-kegiatan baru yang
dilakukan oleh perusahaan.
b. Untuk meningkatkan
bobot kualitas para calon pegawai.
c. Untuk
menyebarluaskan suatu cerita sukses yang telah dicapai oleh perusahaan kepada
masyarakat dalam rangka mendapatkan pengakuan.
d. Untuk memperkenalkan
perusahaan kepada masyarakat luas, serta membuka pangsa pasar baru.
e. Untuk mempersiapkan
dan mengkondisikan masyarakat bursa saham atas rencana perusahaan untuk
menerbitkan saham baru atau saham tambahan.
f. Untuk memperbaiki
hubungan antar perusahaan itu dengan masyarakatnya, sehubungan dengan telah
terjadinya suatu peristiwa yang mengakibatkan kecaman, kesangsian, atau salah
paham di kalangan masyarakat terhadap niat baik perusahaan.
g. Untuk mendidik
konsumen agar mereka lebih efektif dan mengerti dalam memanfaatkan
produk-produk perusahaan.
h. Untuk meyakinkan
masyarakat bahwa perusahaan mampu bertahan atau bangkit kembali setelah
terjadinya suatu krisis.
i. Untuk meningkatkan
kemampuan dan ketahanan perusahaan dalam menghadapi resiko pengambilalihan oleh
pihak lain.
j. Untuk menciptakan
identitas perusahaan yang baru.
k. Untuk
menyebarluaskan informasi mengenai aktivitas dan partisipasi para pimpinan
perusahaan organisasi dalam kehidupan sosial sehari-hari.
l. Untuk mendukung
keterlibatan suatu perusahaan sebagai sponsor dari suatu acara.
m. Untuk memastikan
bahwa para politisi benar-benar memahami kegiatan-kegiatan atau produk
perusahaan yang positif, agar perusahaan yang bersangkutan terhindar dari
peraturan, undang-undang, dan kebijakan pemerintah yang merugikan.
n. Untuk
menyebarluaskan kegiatan-kegiatan riset yang telah dilakukan perusahaan, agar
masyarakat luas mengetahui betapa perusahaan itu mengutamakan kualitas dalam
berbagai hal.
Secara keseluruhan
tujuan dari public relation adalah untuk menciptakan citra baik perusahaan
sehingga dapat menghasilkan kesetiaan publik terhadap produk yang ditawarkan
oleh perusahaan (Mulyana, 2007). Selain itu public relation bertujuan untuk
menciptakan, membina dan memelihara sikap budi yang menyenangkan bagi lembaga
atau organisasi di satu pihak dan dengan publik di lain pihak dengan komunikasi
yang harmonis dan timbal balik (Maria, 2002).
Fungsi
Public Relation
Menurut
Maria (2002, p.31), “public relation merupakan satu bagian dari satu nafas yang
sama dalam organisasi tersebut, dan harus memberi identitas organisasinya
dengan tepat dan benar serta mampu mengkomunikasikannya sehingga publik menaruh
kepercayaan dan mempunyai pengertian yang jelas dan benar terhadap organisasi
tersebut”. Hal ini sekedar memberikan gambaran tentang fungsi public relation
yaitu:
1. Kegiatan yang bertujuan
memperoleh itikad baik, kepercayaan, saling adanya pengertian dan citra yang
baik dari publik atau masyarakat pada umumnya.
2. Memiliki sasaran
untuk menciptakan opini publik yang bisa diterima dan menguntungkan semua
pihak.
3. Unsur penting dalam manajemen
guna mencapai tujuan yang spesifik, sesuai harapan publik, tetapi merupakan
kekhasan organisasi atau perusahaan. Sangat penting bagaimana organisasi
memiliki warna, budaya, citra, suasana, yang kondusif dan menyenangkan, kinerja
meningkat, dan produktivitas bisa dicapai secara optimal.
4. Usaha menciptakan
hubungan yang harmonis antara organisasi atau perusahaan dengan publiknya,
sekaligus menciptakan opini publik sebagai efeknya, yang sangat berguna sebagai
input bagi organisasi atau perusahaan yang bersangkutan.
Dapat
disimpulkan bahwa public relation lebih berorientasi kepada pihak perusahaan
untuk membangun citra positif perusahaan, dan hasil yang lebih baik dari
sebelumnya karena mendapatkan opini dan kritik dari konsumen. Tetapi jika
fungsi public relation yang dilaksanakan dengan baik benar-benar merupakan alat
yang ampuh untuk memperbaiki, mengembangkan peraturan, budaya organisasi, atau
perusahaan, dan suasana kerja yang kondusif, serta peka terhadap karyawan, maka
diperlukan pendekatan khusus dan motivasi. dalam meningkatkan kinerjanya.
Dengan singkat dapat dikatakan bahwa fungsi public relation adalah memelihara,
mengembangtumbuhkan, mempertahankan adanya komunikasi timbal balik yang
diperlukan dalam menangani, mengatasi masalah yang muncul, atau meminimalkan
munculnya masalah (Black, 2002).
Sumber :
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/07/public-relation-definisi-fungsi-dan.html
en.wikipedia.org/wiki/Public_relations
Minggu, 11 Januari 2015
2015, Harga BBM Turun Premium Rp 7.600, Solar Rp 7.250
AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA
Pengendara motor mengantre di SPBU untuk mengisi bahan
bakar minyak (BBM) jenis premium, di Bali, Selasa (26/8/2014).
Pemerintah membuat gebrakan baru sektor energi di awal
tahun 2015. Tak tanggung-tanggung, dua kebijakan dikeluarkan terkait subsidi
Bahan Bakar Minyak (BBM).
Pertama, pemerintah menghapus subsidi untuk BBM RON 88
alias premium. Kedua, pemerintah memberlakukan subsidi tetap atau fixed subsidi
Rp 1.000 per liter untuk solar.
Dua kebijakan itu membuat harga premium dan solar naik
dan turun bak Pertamax. Untuk memuluskan kebijakan itu, pemerintah akan
mengumumkan harga patokan dasar BBM setiap awal tahun. Harga dasar merupakan
satu dari beberapa komponen untuk menentukan harga jual BBM ke konsumen. Selain
harga dasar, ada pula pajak-pajak dan biaya distribusi.
"Pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM akan
mengeluarkan harga dasar BBM. Ini dilakukan setiap awal bulan," kata
Sudirman Said, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Kantor Kemenko
Perekonomian, Jakarta, Rabu (31/12/2014).
Menurutnya, formula harga premium adalah harga dasar
ditambah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) plus Pajak Bahan Bakar Kendaraan
Bermotor (PBBKB) ditambah margin usaha. Sementara Solar, formulanya harga dasar
ditambah PPN ditambah PBBKB dan dikurangi subsidi Rp 1.000/liter.
"Walau tanpa subsidi, pemerintah tetap
menetapkan harga BBM. Jadi tidak melanggar putusan MK," ujar
Sudirman.
Dengan disubsidi Rp 1.000 per liter, berpatokan harga
minyak dunia Rp 65 per barel dan kurs Rp 12.500 per dolar AS. Maka harga solar
saat ini Rp 7.250, sedangkan premium Rp 7.600 per liter.
Dwi Soetjipto, Direktur Utama PT Pertamina (Persero)
sumringah dengan kebijakan pemerintah. Dwi menilai kebijakan ini akan membuat
kinerja keuangan BUMN migas itu lebih baik. "Kita memang harus berkembang.
Fokus kita untuk investasi," kata Dwi.
Ia menjelaskan, Pertamina akan menggenjot kapasitas dan
membangun kilang minyak. "Investasi kita di storage dan kilang. Kemudian
persiapan untuk percepatan pengembangan di hulu," katanya seraya
mengemukakan, Pertamina akan menjual BBM sesuai harga pasar.
Dwi menambahkan, Pertamina juga menyambut baik lonjakan
margin untuk SPBU hingga 17 persen. Ia berharap, SPBU bisa memberi pelayanan
yang lebih baik.
"Kalau yang lalu Rp 240/liter, hitung saja 17 persen
berapa. Itu yang akan kita berikan ke depan. Mudah-mudahan SPBU juga jadi lebih
baik," tuturnya.
Infrastruktur Penghapusan subsidi untuk premium membuat
kantong pemerintah menggelembung. Dana penghematan karena tidak adanya subsidi
premium akan dialihkan untuk kegiatan bisnis perseroan, terutama pembangunan
infrastruktur. "Investasi kita di storage, lalu di kilang di
upgrade," ucap Dwi.
Untuk diketahui, BBM jenis premium dibagi menjadi dua
kategori, yaitu BBM khusus penugasan yaitu wilayah luar Jawa Madura dan Bali
(Jamali). Sedangkan, BBM umum untuk wilayah Jamali. Pendistribusi premiun di
luar Jamali, Pertamina mendapatkan biaya distribusi dari pemerintah. Sebagai
pengalih, dari subsidi premium.
"BBM ke luar Jawa termasuk ke Papua itu kita kan
butuh ongkos angkut. Oleh karena itu ongkos angkut sudah termasuk di
situ," paparnya.
Pertamina berencana menurunkan harga BBM jenis
Pertamax pada 2015. Penurunan harga Pertamax tersebut agar selisih harga dengan
Premium tidak terlalu jauh.
"Kemungkinan harga Pertamax jadi Rp 8.750 per liter.
Ini nanti, mulai 2 atau 3 Januari 2015," kata Direktur Pemasaran PT
Pertamina, Ahmad Bambang.
Ia menjelaskan, semenjak harga premium mendekati harga
pertamax, konsumsi pertamax meningkat pesat. Padahal, harga Pertamax saat
ini di level Rp 9.950 per liter.
"Ada pergesaran besar, kejadian akhir tahun harga
Pertamax ke Premium semakin dekat terjadi peralihan ke Pertamax, kenaikannya di
atas 300 persen," imbuhnya. (tribunnews/sen/kps) alasan saya karena masih
banyak yang menggunakan bbm jenis peremium.
Langganan:
Komentar (Atom)


